Bukhari) Hadits shahih ini menegaskan bahwa Allah telah ada sebelum apa pun. Di manakah Allah saat itu? Ini pertanyaan tak relevan sebab semua tempat belum tercipta saat itu. Apakah tidak bisa dikatakan bahwa sebelumnya Allah memang tak bertempat lalu kemudian menciptakan tempat lalu menempati tempat itu? "Karena Allah telah berfirman, Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau ". Sebab itu, dengan yakin kita dapat berkata, "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" (Ibrani 13:5-6). Bentuk menjaga hak Allah seperti: Menjalankan shalat, bahkan ini adalah bentuk perkara yang paling penting untuk dijaga. Menjaga bersuci, karena bersuci adalah pembuka shalat. Menjaga kepala dan perut. Bentuk menjaga kepala adalah menjaga pendengaran, penglihatan dan lisan dari berbagai keharaman. Namun, apabila Allah telah menghukumnya, Dia tidak akan melepaskannya. - Ensiklopedia Terjemahan Hadis-hadis Nabi. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan bahwa Allah -'Azza wa Jalla- menangguhkan orang yang zalim dan membiarkannya menzalimi dirinya hingga ketika Allah menghukumnya, Dia tidak meninggalkannya sampai Dia "Katakanlah, 'Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?' Tidak usah kamu meminta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu (lantaran mereka bertaubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa .

hadits bahwa allah tidak akan meninggalkanmu