Notarisdan PPAT. Lawyer yang beralih haluan menjadi Notaris dan PPAT. Dalam dunia kerja, berpindah pekerjaan adalah hal biasa. Begitu juga pergantian profesi merupakan hal yang wajar dilakukan, apalagi bila potensi yang dimiliki seseorang ternyata lebih berkembang dalam pekerjaan atau profesi yang baru.
MayaMiranda Ambarsari, Presiden Direktur PT Batamec Shipyard menyampaikan lima kunci sukses yang diterapkannya sejak merintis usaha hingga menjadi salah satu pengusaha sukses wanita di Indonesia. Kunci sukses tersebut disampaikannya ketika menjadi salah satu narasumber live streaming podcast Simac TV bertajuk ' Peran Santri Milenial dan Pemuda
Bisnisonline merupakan salah satu jenis usaha yang mulai banyak dilakukan di era modern seperti saat ini. Berikut 5 tips sukses berbisnis online.
Sebagaiseorang perempuan dengan jabatan Presiden Direktur dibeberapa perusahannya, Maya Miranda Ambarsari, SH, MIB,tetap terlihat bersahaja, ramah dan low profile. Ketika ditanyakan pendapat mengenai perempuan Indonesia, Maya terlihat sangat antusias dan bersemangat. Menurutnya, banyak sekali perempuan Indonesia yang mempresentasikan dirinya
Yuliantina Miranda and , Suryaning Setyowati, S.T., M.T. (2020) Asrama Haji Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Setyorini, Dwi Anggi and -, Dr. Maryadi, M.A (2020) Congratulation Expressions Addressed To Arya Permana Given By Facebookers. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah
Arif Sherly Amalia (2019) PERILAKU KOMUNIKASI DUNIA MAYA PENGGEMAR K-POP (STUDI PADA INTERNATIONAL ONLINE K-POP FANDOM). Undergraduate (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang. Arif, Sofyan (2019) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETANOL KULIT BUAH Citrus Reticulata TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE DIFUSI CAKRAM.
. Moncong Pistol di Kepala Babe Sabtu, 4 Juli 2020 Pengusaha Maya Miranda Ambarsari dilaporkan karena diduga menganiaya rekan bisnisnya. Polisi tak kunjung menuntaskan kasus tersebut. Rumah milik Maya Miranda Ambarsari, di kawasan Pondok Indah, Jakarta, 2 Juli 2020./TEMPO/Nurdiansah. tempo 168682267289_ SELEMBAR kertas disodorkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya kepada Donny Wijaya pada Rabu sore, 10 Juni lalu. Isinya surat penahanan Donny yang menjadi tersangka kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan rekan bisnis sekaligus Direktur PT Tawu Inti Bati, Maya Miranda Ambarsari. Tim kuasa hukum serta tiga anggota staf Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban LPSK yang mendampingi Donny mem... Berlangganan untuk lanjutkan membaca. Kami mengemas berita, dengan cerita. Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini PILIHAN TERBAIK Rp Aktif langsung 12 bulan, Rp *Anda hemat -Rp *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo Rp Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit Lihat Paket Lainnya Sudah berlangganan? Masuk DisiniDaftar TempoID untuk mendapatkan berita harian via email. Newsletter Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis. Berita Lainnya Polisi Majalah Sabtu, 4 Juli 2020 Konten Eksklusif Lainnya 11 Juni 2023 4 Juni 2023 28 Mei 2023 21 Mei 2023 Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.
JAKARTA, - Biodata, profil dan kekayaan Miranda Ambasari tentu saja membuat banyak orang penasaran. Baca Juga Miranda merupakan wanita yang namanya viral di TikTok karena memiliki anak seorang taruna akpol dengan paras tampan bernama Khalifah Nasif. Baca Juga Meskipun bukan besar dari kalangan selebriti, tapi di dunia usaha pemilik nama lengkap Maya Miranda Ambarsari itu sudah sangat terkenal. Dia disebut-sebut sebagai crazy rich Bengkulu. Biodata, Profil dan Kekayaan Miranda Ambarsari Maya merupakan wanita asli berdarah Maluku dari ibunya. Saat SD hingga SMP dia sekolah di Bengkulu, dan saat kelas tiga SMP dia pindah ke Jakarta karena mengikuti sang ayah yang pindah tugas. Dia juga sempat tinggal lama di Australia. Baca Juga Sejak muda, wanita kelahiran 9 Juli 1973 itu sudah tertarik di dunia bisnis. Bahkan dia dikenal sebagai seorang sociopreneur, womenpreneurs, dan businessonwer yang memiki sejumlah perusahaan. Bisnis yang dijalankannya pun cukup banyak, yakni sebagai Pemilik dan President Director PT. BATAMEC Shipyard galangan kapal, dan juga Pemilik dan President Director PT. Tawu Inti Bati Pabrik pengolahan minyak, salah satu pemilik perusahaan E commerce shopping online, shareholder di Pertambangan Emas PT. Merdeka Copper and Gold Tbk, pemilik guest houses di area-area elit Elliottii, memiliki klinik kecantikan, serta memiliki yayasan untuk kegiatan sosial, yaitu "Rumah Belajar Miranda”. Dikutip dari Kamis 14/72022, menurut Maya kesuksesan yang sudah diraihnya ini sangat tergantung kepada kerja keras, kerja pintar, fokus, kesempatan, dan jaringan yang terbentuk selama seseorang menjalankan kehidupannya. Dia juga sangat bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan kepadanya. Tak hanya karier yang mulus, rumah tangga yang harmonis bersama Andreas Reza, serta memiliki anak tampan bernama Khalifah Nasif. Rasa syukurnya itu dia tunjukkan lewat beberapa aksi sosial yang dilakukan Maya terutama di tanah kelahirannya di Bengkulu. Belum lama ini Maya membangun Masjid Khalifah SMPN 2 Kota Bengkulu yang berada di halaman SMPN 2 Kota Bengkulu. Masjid itu dibangun di atas lahan dan pendanaan pembangunan bersumber dari donatur utama Maya Miranda Ambarsari selaku alumni SMPN 2 Kota Bengkulu. Masjid tersebut dibangun dalam kurun waktu 10 bulan dengan menghabiskan dana Rp2,3 miliar. Masjid miliknya memiliki kapasitas daya tampung hingga 1000 orang. Editor Endang OktaviyantiFollow Berita Celebrities di Google News Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis tidak terlibat dalam materi konten ini.
Maya Miranda menyempatkan melihat bunga Rafflesia setelah 30 Tahun tak menginjakkan kaki di Bengkulu Foto JAKARTA – Nama lengkapnya adalah Maya Miranda Ambarsari, SH, MIB. Ia dikenal sebagai sosok sociopreneur sukses. Sejumlah perusahaan berhasil dikembangkannya. Bahkan, profilnya sering terpampang di media massa terkenal, seperti Tabloid Bintang, Vemale dan perusahaan yang ia pimpin yakni PT. Indo Multi Niaga, PT. Indo Multi Cipta, PT. Indo Mineral Nusantara dan PT. Indo Mining Kencana. Perusahaan-perusahaan itu bergerak dibidang pertambangan emas dan mineral memiliki jabatan sebagai Presiden Direktur di beberapa perusahannya, Maya Miranda tetap bersahaja dan ramah. Ia pun tak lupa dengan kampung halamannya, Bengkulu. Bahkan, ia saat ini sedang menulis buku berjudul “Bengkulu, I Adore!” yang terjemah bebasnya Bengkulu, Aku Cinta’.Dikutip dari buku itu ditujukan untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya di Bengkulu.“Ini merupakan panggilan hati saya sebagai puteri daerah Bengkulu. Sudah 30 tahun saya tidak ke Bengkulu. Saat ke sini lagi, rupanya tidak banyak yang berubah. Padahal Bengkulu sangat indah dan banyak potensi wisata dan budaya yang tidak kalah dengan daerah lainnya,” cerita Maya Miranda saat dijumpai di Elliotti Residences, Pondok Indah, Jakarta, belum lama Maya, minimnya publikasi dan infrastruktur merupakan salah satu faktor mengapa Bengkulu kurang mendapat perhatian Pemerintah Pusat dan minim kunjungan wisatawan lanjutnya, Bengkulu banyak menyimpan keindahan alam, seni dan budaya yang harus lebih dikenalkan pada masyarakat luas.“Bengkulu itu kaya, ada Festival Tabot yang digelar setiap tahun. Festival ini dihelat masyarakat Bengkulu keluarga keturunan Tabot untuk memperingati wafatnya Imam Hussain. Festival ini sangat unik dan menarik, jadi sayang untuk dilewatkan. Harusnya melalui keindahan budaya ini bisa menarik wisatawan untuk menonton,” ujar pemilik Rumah Belajar Miranda hanya itu, sambung Maya, banyak orang juga tidak tahu Bengkulu memiliki seni kerajinan batik. Namanya Kain Batik Besurek, batiknya sangat cantik dan memiliki nilai berharap keindahan Bengkulu bisa dikenal masyarakat luas bahkan bisa menarik kunjungan &
Bagi kamu yang biasa bergelut di bidang bisnis, nama Maya Miranda Ambarsari tentu tak asing lagi. Perempuan kelahiran 9 Juli 1973 ini, telah lama malang melintang di bidang tambang emas. Sosoknya kembali mencuat lantaran jadi pemiliki dari salah satu marketplace kesayangan usianya tak lagi muda, tentu saja peran perempuan ini patut kita kulik. Terlebih, apa yang telah dilakukannya selama ini telah mendapatkan banyak apresiasi. Yuk, kita simak profil Maya Miranda Ambarsari berikut ini!1. Masa muda Maya tergolong sebagai anak yang cukup berprestasi. Beberapa penghargaan membanggakan, berhasil ia tahun ke tahun, Maya selalu jadi sosok inspiratif nan berprestasi. Hal ini telah ia buktikan semenjak masih menempuh pendidikan sekolah. Tahun 1991 saja, sewaktu masih menempuh pendidikan SMA, ia menjadi finalis "French Poets Competition for Senior High School for Jabotabek" yang diadakan oleh IKIP, tahun yang sama, Maya menjadi "The highest placed member of “Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila P4" University of Pancasila, Jakarta. Di luar kemampuan akademik, ia pun punya minat dan bakat di bidang modelling. Menjadi finalis “The 1997 Asia Model Search” di Melbourne, ia lakoni pada tahun Ia memulai kariernya dari nol. Sementara itu, bisnis tambang yang dijalaninya adalah bisnis yang dijalani berbarengan dengan melihat dirinya yang sekarang, sulit mempercayai kalau Maya memulai semua dari nol. Bahkan, ia juga pernah bekerja parttime lho! Tahun 1995-1996, ia berkarya sebagai Associate Lawyer di Dimhart & Associate Law Firm. Tahun 1998-1999 bekerja paruh waktu di Konjen Republik Indonesia di Maya justru semakin dikenal tatkala memiliki perusahaan tambang. Di tahun 2006-2015, ia menjadi President Director Indo Multi Niaga. Kini, ia tetap berkarya sebagai Co-founder merangkap Shareholder PT Merdeka Copper and Gold Tbk yang merupakan perusahaan tambang emas. Perusahaan inilah yang ia dirikan bersama teman dan suaminya, Andreas Reza Bisnisnya sukses, ia melebarkan sayap ke berbagai macam usaha. Salah satunya adalah marketplace memiliki perusahaan tambang emas, rupanya Miranda juga lihai berbisnis di bidang lainnya. Sebut saja properti, kuliner, dan kecantikan. Mengingat kini adalah eranya bisnis digital dan belanja online juga digilai, ia tak ketinggalan juga. Meski terbilang baru, nama cukup meroket di bawah pimpinannya. Ya, ia adalah owner kini, telah dipercaya banyak millennials lantaran menawarkan orisinalitas barang yang dijualnya. Miranda dan timnya gencar promosi di sejumlah tempat untuk meningkatkan brand awareness. Konon, perusahaannya ini dapat menjamin produk yang dijual tanpa melewati perantara atau agen. Baca Juga Busana Eco-Friendly Hasil Karya Desainer Perempuan Asal Yogyakarta 4. Sudah sukses, ia tidak takabur. Ia juga berderma lewat sejumlah aktivitas sosial dan mendirikan sekolah gratis dengan fasilitas ini, Maya diketahui memiliki Rumah Belajar Miranda. Di sini lah, ia bisa menjalankan program pemberdayaan perempuan dan anak kurang mampu. Rumah Belajar Miranda adalah lembaga pendidikan berupa Majelis Taklim Ummul Choir, Taman Pendidikan Al-Quran Ummul Choir, perpustakaan, kursus matematika, bahasa Inggris, dan membaca serta kebahagiaan itu adalah saat ia bisa berbagi kepada sesama. Salah satunya, ia dapat saat menyaksikan ibu-ibu kurang mampu tadi jadi lebih sejahtera dan anaknya jadi pintar. Ia menggunakan rumah mewah orangtuanya untuk kegiatan belajar mengajar sebanyak 500 anak didiknya, bukan di anak-anak tersebut berhak punya kesempatan belajar di tempat yang bagus. Yang positif lagi, tidak ada pungutan biaya sepeser pun dan kualitas pendidikannya juga tidak main-main! Guru-guru terbaik dipanggil, franchise belajar matematika dan bahasa Inggris pun dibeli agar pendidikannya yang digelarnya tak kalah Kamu ingin jadi wanita tangguh sepertinya? Cobalah pelajari gaya kepemimpinan yang selalu ia terapkan berikut ini! banyak bisnis, tentunya Maya tidak bisa berjalan sendiri. Ia serta suaminya selalu mempercayakannya dengan orang yang profesional. Ia juga mengamini ajaran kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, yaitu sidiq perilaku yang didasari kejujuran dan kebenaran, amanah tidak mengkhianati kepercayaan yang diemban, tabliq keterbukaan, dan fatonah cerdas dengan selalu belajar secara formal dan nonformal.Ia juga menerapkan kepemimpinan menurut filsafat Asta Brata, di mana pemimpin menggambarkan sifat-sifat delapan anasir alam yaitu api, angin, air, tanah memberi kesejahteraan kepada bawahan, matahari, bulan, bintang memberi arah, laut berlapang dada, dan mega memberi kesejukan.Karena memiliki darah Bengkulu dari sang ibu, Maya pun menerapkan filosofi berani mengekspresikan apa yang benar, tidak takut menegakkan kebenaran, pantang menyerah, gigih, ulet, dan selalu tidak pernah melihat sosok perempuan sebagai sesuatu yang membelenggu. Sebaliknya, perempuan adalah kaum yang tangguh. Satu yang perlu kamu catat dari kata-kata Maya adalah perempuan hebat bukan dilihat dari kariernya. Perempuan hebat adalah mereka yang tahu bagaimana berperan dalam menjalankan profil Maya Miranda Ambarsari, perempuan sukses di balik yang berhasil disarikan tim IDN Times dari berbagai sumber. Ayo, perempuan-perempuan Indonesia segera bangkit dan jadilah sesukses Maya! Segera temukan bagaimana peranmu dalam menjalankan hidup layaknya definisi perempuan tangguh ala Maya! Baca Juga 'Woman on Top' Ngobrolin Perempuan Masa Kini Bareng Delta FM
JAKARTA - Menjadi seorang sociopreneur adalah pilihan hati Maya. Adalah sebuah suntikan semangat baginya untuk bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang luas serta aktif berbagi dalam kegiatan yang memiliki nama lengkap Maya Miranda Ambarsari ini cukup terkenal, terutama di kalangan para pebisnis dan aktivis dalam berbisnis tidak diragukan lagi. Berbagai bidang bisnis digelutinya, mulai dari tambang emas, properti, kecantikan, hinggacatering. Latar belakang sebagai lawyer dan Master di bidang Internasional Bisnis MIB rupanya telah memacu dan menantangnya untuk kuat dalam menjalani bisnis-bisnis dalam berbisnis diimbangi dengan kecintaannya dalam berbagi. Pemilik pertambangan emas PT. Merdeka Copper and Gold Tbk ini memiliki yayasan untuk kegiatan sosial bernama Rumah Belajar Miranda’ RBM.RBM menjadi pusat kegiatan pendidikan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan, salah satunya fasilitas pendidikan untuk para tuna rungu. Saat ini sudah ada sekitar kurang lebih 700 orang yang terlibat kegiatan belajar mengajar di yayasan tersebut.“Aku ingin buka usaha untuk melakukan sesuatu buat orang lain. Jiwa sociopreneur ini terbangun dari kecil di rumah. Kami terbiasa untuk berbagi,” bisa berkelanjutan dalam menjalankan bisnis dan mengurusi yayasannya, Maya mengaku menerapkan gaya kepemimpinan yang menjunjung nilai kekeluargaan. Gaya yang hangat dan bersahabat memang tampak dipancarkan dari dirinya. Sikap santai sekaligus tegas pun terinterpreasi dari pemimpin, Maya merasa wajib menjadi role model dengan memberi contoh yang baik, yang diharapkan berimbas kepada para pekerja di perusahannya. Dalam kepemimpinan, dia mengaku menerapkan empat prinsip leadership yang diajarkan oleh Muhammad Saw, yakni shiddiqbenar, amanah dapat dipercaya, tablig menyampaikan, dan fhatanah cerdas.Sebagai orang yang berdarah suku Jawa dari garis Bapak, Maya juga menerapkan asas-asas kepemimpinan menurut filsafat Asta Brata yang mengharuskan pemimpin mewujudkan sifat-sifat yang dicontohkan oleh delapan anasir alam, yakni api, angin, air, tanah, matahari, bulan, bintang, dan mega.“Misalnya sebagai tanah yang menyuburkan’ masyarakat dan makhluk lainnya atau seperti matahari yang memberikan kesegaran,” ProfileSupel dan adaptif. Nampaknya itulah karakter dari sosok Maya. Tak heran, dia memang telah dididik oleh orang tuanya sejak kecil untuk menjadi seorang yang sudah terbiasa beradaptasi dengan banyak orang. Pasalnya, orang tuanya seringkali berpindah-pindah tempat kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dia juga suka bergaul dengan segala kalangan. “Dari usia 13 tahun sudah hidup mandiri, merantau ke Jakarta. Dan terbiasa beradaptasi dengan lingkungan sekitar,” beradaptasi dengan lingkungan baru tampaknya menjadi modal yang cukup mumpuni bagi Maya dalam menjalani kehidupannya saat ini. Hebatnya, meskipun dikaruniai kemapanan dari segi materi, Maya juga diberi kekayaan hati. Sifat low profile dalam dirinya seakan menjadi kekuatan tersendiri dalam menjalani kehidupan ini adalah tidak boleh sombong. Menurutnya, memang tidak ada yang bisa disombongkan dalam hidup ini.“Dalam bersikap, mau setinggi apapun, jangan sombong. Tujuan hidup adalah intinya aku mati dalam keadaan sudah melakukan sesuatu,” ujarnya. Anak Semata WayangAplikasi kepemimpinan Maya paling tidak terlihat dari caranya dalam mendidik anaknya. Maya memiliki anak semata wayang bernamaMuhammad Khalifah Nasif 15 yang saat ini tengah bersekolah di SMA Taruna Nusantara, Magelang. Di tengah kesibukannya yang sangat padat, peraih penghargaan The Best Indonesian Philanthropy in Education and Social Care’ dari Business Review ini mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mengurus anak. Dalam mendidik Khalifah, Maya kerapkali mengajak sang anak untuk melihat dan mempelajari kehidupan. Misalnya, ketika masih berusia 7 tahun, dia membawa sang anak ke berbagai proyek untuk mengajarkan tentang arti perjuangan orang tua.“Lalu, naik kereta, melihat orang-orang kecil, aku bilang ke dia this is a real life. Semua yang kita lihat itulah manusia yang sesungguhnya. Kalaupun toh kita mampu [kaya], tetapi tidak untuk menyakiti orang lain. Orang-orang kecil saja bisa bersyukur, jadi apa yang kita sombongkan?,” melanjutkan, dalam menggapai cita-cita, dia memberikan keleluasaan kepada anaknya. Rupanya Khalifah menginginkan menjadi seorang polisi, meski Maya dan sang suami, Andreas Reza, sesungguhnya memiliki banyak bisnis yang bisa diteruskan oleh sang anak.“Dia pengen jadi polisi. What the hell? Bisnis sebanyak ini! Tapi aku beri kebebasan,” ujarnya sambil tertawa hanya mudah dalam mendidik anak, Maya juga mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mengurus suami. Baginya, suami adalah partner bisnis yang sangat setia, dari mulai merintis bisnis hingga saat ini. Adapun, setiap ada agenda bisnis dia dan suami selalu bepergian mengaku memiliki satu visi dengan suaminya. Meskipun dia menjadi kepala di beberapa perusahaan yang dirintis bersama dengan suami, dia tetap menghargai sang suami sebagai kepala keluarga.“Beberapa perusahaan aku yang mengepalai. Tetapi aku enggak merasa lebih tinggi. Dia adalah imam,” NARASUMBERNama Lengkap Maya Miranda AmbarsariTempat Tanggal Lahir Palembang, 9 Juli 1973Pendidikan - Master of International Business, Swinburne University of Technology, Melbourne – Australia 1997—1998- Bachelor of Law, University of Pancasila – Jakarta 1991—1995Kegiatan Bisnis Saat Ini - Owner – Shopping Online- Co-Founder and Shareholder PT. Merdeka Copper and Gold Tbk Gold Mining company - IPO- Owner PT. Tawu Inti Bati Oil Refinery Factory- Owner PT. Tri Tunggal Agung Propertindo Property- Owner PT. Bandara Internasional Bali Utara- Owner Elliottii Residence Exclusive Guest Houses,- Owner of Gorjes Hair Salon & Lounge Wolter Mongonsidi- Founder of Yayasan Rumah Belajar Miranda – RBM
kekayaan maya miranda ambarsari